Waspada Virus CLBK

Dunia makin sexy dan menawan mata dan gairah kedagingan kita. Dan kita hidup di dalamnya. Sementara di saat yang bersamaan kita dikehendaki untuk ambil bagian dalam projek rescue dunia dari penguasaan dosa dan Iblis. Wah… wah… makin kompleks deh tantangannya.

Saya terbeban untuk berbagi rasa kewaspadaan demi Kristus Isa Almasih yang telah menebus lunas hidup kita….

Internet, SMS, MMS, FB, Skype, dll, adalah produk perkembangan teknologi yang amat positip bagi komunikasi dan informasi. Tetapi sisi lainnya adalah ‘virus’ yang bisa menghancurkan hubungan-hubungan kita dengan yang kita kasihi: baik suami, isteri, teman/sahabat maupun Tuhan, juga menghancurkan disiplin rohani kita.

Kita tahu ‘virus’ clbk (cinta lama bersemi kembali), ajcl (asyiknya jatuh cinta lagi), adpil (affair dengan pribadi idaman lain), dlsb, semua dimudahkan dengan fasilitas internet maupun hp, bb…. Ini bisa membuat cepat atau lambat hubungan dengan pasangan yang sah rusak, penuh kecurigaan, kecemburuan. Hal ini bisa berujung saling menyakiti dan menjauhi dan bagi single: dikuasai pornografi dan fantasi seksual yang melumpuhkan sendi-sendi kemuridan kita…..

Seorang yang telah menikah lebih dari 20 tahun, atau baru 7 tahun, pernikahannya bisa porak poranda gara-gara sms atau chatting via internet yang memang sangat nikmat karena memberikan sensasi-sensasi emosi, cinta eros dan fantasi yang makin mengasyikkan…. Dari teman lama, dari TTM (teman tapi mesra), dari ‘mahkluk’ maya tak dikenal, dari….. mantan pacar….. dari pria atau wanita idaman (lain)….

Bisa saja seorang single tertipu puluhan juta rupiah, karena janji-janji dan rencana muluk untuk menikah, setelah melalui proses chatting lama via internet dengan pribadi idaman di dunia maya. Ternyata pasangan di seberang adalah penipu yang menghipnotisnya dengan mimpi-mimpi kehidupan pernikahan yang indah….. Anehnya, bisa tidak kapok, ketagihan untuk pacaran lagi via internet dengan pribadi maya nun jauh disana…. Makin lama makin sulit dicegah…. sepertinya emosinya sudah melambung tinggi…. hidup di dunia fantasi.

Seorang ibu (yang udah beranak, atau bahkan punya cucu) bisa saja terlibat hubungan affair yang dalam karena sms yang berisi pujian dan rayuan dari seorang mantan rekan kerjanya…. Makin lama makin rindu akan sms itu, walau tahu bahwa itu gombal dan tidak baik, tapi entah kenapa makin merindukan… padahal sang suami sangat mencintainya…. ruwet deh… dari merindukan sms nya hingga merindukan copy darat.

Betapa dahsyatnya tantangan yang kita hadapi , sayapun tidak kebal terhadap serangan ‘virus’ aneh tersebut…..

Tips untuk menghadapi ‘virus’ clbk dll:

  1. Pastikan setiap pagi sebelum keluar kamar tidur: telah puas dengan Kristus (cinta-Nya, penerimaan-Nya, persahabatan-Nya, pelukan-Nya… kehadiran-Nya… janji-Nya).
  2. Minta pasangan untuk selalu cek sms, fb, skype kita. Izinkan dia punya password kita, kalau ada sms menggoda atau godaan via internet… sesegera mungkin diskusikan dan hadapi bersama pasangan. Untuk para single bisa minta mentor atau sahabat yang berfungsi untuk accountability.
  3. Berdoa sungguh-sungguh dan berupaya (setiap hari) agar gairah cinta kepada pasangan makin ‘hot’ ( Amsal 5: 15-21). Bagi single mohon kekuatan khusus untuk sabar dan menantikan yang dari Tuhan.
  4. Jika ada ‘history’ yang di ‘clear’, akan lebih kuat dorongan untuk menghadapinya jika diketahui dan dihadapi dengan pasangan. Berdua lebih baik dari seorang diri menghadapi.
  5. Jika sudah terlanjur ada ikatan emosi yang cukup dalam, dengan bijaksana sampaikan ke pasangan atau mentor dan gunakan ‘community of grace’ dalam proses pemutusannya.
  6. Kembangkan disiplin mata dan ujung jari dalam meng ‘klik’ situs-situs yang sudah beraroma mengakibatkan ‘ketagihan’.
  7. Berdoa bersama pasangan atau teman sekamar atau mentor setiap malam untuk penyucian dan pendamaian melalui kuasa darah Kristus, setelah seharian bersinggungan dengan dunia yang makin penuh virus…… mutlak antivirus… kuasa karya penyucian dan pendamaian Kristus di kayu salib.
  8. Kembangkan community of grace dan jangan menjauh (Ibrani 10:24,25).
  9. Kembangkan pikiran bahwa sorga itu nanti, bukan sekarang, sekarang saatnya menyangkal diri dan memikul salib (Lukas 9:23)… Jadi wajar kalau sekarang menderita.
  10. Hiduplah dengan tujuan yang sama dengan tujuan Kristus hidup (Markus 10:45), bukan untuk kenyamanan, kesuksesan atau kemakmuran.

Kiranya Tuhan melindungi kita semua. (KRT)

Advertisements