Self Development

Bagaimana kita berkembang? Bagaimana kita bertumbuh? Salah satu jawaban sentral atas pertanyaan itu adalah: siapa di sekitar saya, bagaimana interaksi saya dengan sekitar saya.

Pro 13:20  Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang.

self development = community development

Setiap orang dalam komunitas memiliki setting hidup berbeda, keyakinan yang berbeda/unik, kemampuan dan cara berpikir yang berbeda, dst. Interaksi orang-orang yang berbeda ini akan saling melengkapi dan memberi inspirasi, membawa keseluruhan komunitas itu ke arah kemajuan bersama-sama. Adalah sayang sekali, jika kita tidak memanfaatkan atau tidak saling bergantung satu sama lain, apalagi jika kita loneranger.

Bagaimana setting saling mengembangkan ini? Satu orang ketika perjalanan dinas ke kota lain, bisa mengunjungi keluarga/teman yang ada di kota tsb, menikmati waktu bersama dan saling berdiskusi tentang isu-isu yang dihadapi. Oh indahnya… Setting lain lagi adalah: interaksi makan siang dengan teman-teman yang kantornya satu gedung, meski beda kantor/pekerjaan. Setting ini sangat simpel, tidak perlu energi besar.

Advertisements

One thought on “Self Development

  1. Belum lama ini seorang teman banyak di rumah sakit karena anaknya sakit db. Kesempatan nengok atau menemani teman di rumah sakit adalah kesempatan untuk pengembangan diri. Dalam kesempatan spt itu, terbuka banyak kesempatan diskusi tentang anak, dll.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s