His Story in My Story

Saya kemarin ke Polda (urus BBN kendaraan), trus ke Mangga Dua (Soko minta tolong dibeliin software). Bagi saya naik kendaraan umum biasanya sangat menyenangkan (spt biasa, dan hanya sekali-sekali :D): bus ac, busway, krl express… sambil mengamati, merenung, berdoa, baca buku. Kemarin saya baca satu bagian/beberapa halaman dari buku CWW (church without wall). Penulisnya (yang sudah Tuhan pakai untuk membawa Injil ke banyak negara) mengisahkan kisah ‘kecil’ dalam keluarganya yang tidak menjadi catatan besar di dunia ini, tapi menjadi catatan besar di mata Allah.

anak adalah generasi penerus kita

Singkatnya kisah itu bermula dari seorang migran Denmark di Minnesota (Carson Christiansen) yang mempengaruhi tetangganya pasutri Peter-Anna (asal Denmark juga). Peter tidak respons, tapi Anna menjadi percaya Kristus. Peter-Anna memiliki 4 anak. Anna berusaha sehingga akhirnya salah satu anaknya Arnold bisa bekerja pada Art Hanson, penjual bahan pangan setempat (yang orang Kristen juga). Dengan interaksi ini, Arnold menjadi percaya. Eva tunangannya menyusul percaya. Arnold dan Eva menikah, memiliki enam anak… dan penulis buku CWW adalah salah satu anak ini.Sejarah dunia tidak pernah mencatat dan tidak mengingat Carson maupun Art. Mereka mungkin meninggal tanpa sadar arti hidup mereka. Tapi Tuhan tahu dan Dia mencatat serta mengingatnya…. Dan buah dari kisah itu sangat besar dalam keluarga besar penulis buku CWW, bahkan mencapai ribuan orang di banyak belahan dunia.

Yes 60:22  Yang paling kecil akan menjadi kaum yang besar, dan yang paling lemah akan menjadi bangsa yang kuat; Aku, TUHAN, akan melaksanakannya dengan segera pada waktunya.

Menurut penulis tsb, penulisan sejarah gereja selama ini hanya berfokus pada tiga hal: jatuh bangunnya pranata gereja, biografi orang-orang yang menangkap perhatian publik, karya tulis sebagian orang-orang tsb (hal 63). Tapi menurut dia, dari sudut pandang Allah, sejarah gereja adalah sejarah Roh Kudus memakai orang-orang kecil. (Ilustrasi biji sesawi, ragi dalam adonan, benih dalam tanah.)

Jadi dari cara pandang ini, hidup kita sedang membuat sejarah: sejarah kisah pekerjaan Allah dalam hidup kita. Hidup kita adalah perpanjangan sejarah perjanjian baru.Kiranya kita menikmati senantiasa penyertaan Allah dalam setiap pergumulan hidup kita… karena di dalamnya tersembunyi/terkandung pekerjaan Allah.

Advertisements